Badung, Bali — Ahad, 6 September 2026. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terasa di Mushollah Pondok Putri Hidayatullah Badung Bali dalam kegiatan penjengukan santri yang sekaligus dirangkai dengan kajian wali santri tentang Al-Qur’an.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara santriwati, orang tua atau wali santri, serta keluarga besar Pondok Putri Hidayatullah Badung. Tidak hanya menjadi kesempatan bagi wali santri untuk bertemu dan memberikan dukungan secara langsung kepada putri mereka, kegiatan ini juga diarahkan untuk menumbuhkan kembali semangat dalam menghafal dan menjaga hafalan Al-Qur’an.
Menguatkan Semangat Menghafal Al-Qur’an
Kajian wali santri menghadirkan Ustadz Saknan, Lc., dari DMW (Dewan Murabbi Hidayatullah) sebagai pemateri.
Dalam kajiannya, Ustadz Saknan, Lc. menekankan pentingnya membangun semangat, kesungguhan, dan konsistensi dalam menghafal Al-Qur’an. Menghafal Al-Qur’an bukan sekadar mengejar jumlah hafalan, tetapi juga bagaimana hafalan tersebut dapat dijaga, diulang, dipahami, dan melekat kuat dalam diri seorang santri.
Salah satu pesan penting yang disampaikan adalah bahwa kualitas hafalan lebih utama daripada sekadar banyaknya jumlah juz yang berhasil dihafalkan.
Lebih baik memiliki hafalan 3–4 juz tetapi mutqin (kuat dan lancar), daripada memiliki hafalan yang banyak namun belum terjaga kualitasnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para santriwati dan wali santri bahwa perjalanan menjadi seorang hafizhah Al-Qur’an membutuhkan kesabaran, kedisiplinan, murojaah yang konsisten, serta dukungan dari lingkungan keluarga dan pesantren.
Peran Wali Santri dalam Perjalanan Menghafal Al-Qur’an
Keberhasilan seorang santriwati dalam menghafal Al-Qur’an tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di pondok. Dukungan orang tua dan wali santri juga memiliki peranan yang sangat penting.
Melalui kegiatan seperti ini, wali santri mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai proses pendidikan dan pembinaan Al-Qur’an yang dijalani oleh putri-putri mereka di Pondok Putri Hidayatullah Badung Bali.
Dukungan sederhana dari orang tua, seperti memberikan motivasi, mengingatkan untuk murojaah, mendoakan, serta memberikan apresiasi atas setiap perkembangan hafalan, dapat menjadi energi besar bagi santriwati untuk terus beristiqamah.
Membangun Generasi Qur’ani di Bali
Kegiatan penjengukan santri dan kajian wali santri ini merupakan bagian dari ikhtiar Pondok Putri Hidayatullah Badung Bali dalam membangun generasi muslimah yang dekat dengan Al-Qur’an.
Harapannya, para santriwati tidak hanya mampu menambah hafalan, tetapi juga memiliki hafalan Al-Qur’an yang berkualitas, kuat, terjaga, dan tercermin dalam akhlak serta kehidupan sehari-hari.
Semangat menghafal harus terus dijaga. Setiap ayat yang dihafalkan adalah perjalanan menuju kemuliaan, dan setiap usaha menjaga hafalan merupakan bentuk kecintaan kepada Kalamullah.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan kemudahan kepada seluruh santriwati dalam menghafal, memahami, mengamalkan, dan menjaga Al-Qur’an hingga akhir hayat.
Allahumma ja'alna min ahlil Qur'an.
Mari Dukung Pendidikan Santriwati dan Perjuangan Al-Qur’an
Perjalanan pendidikan dan pembinaan santriwati di Pondok Putri Hidayatullah Badung Bali tentu membutuhkan dukungan dari banyak pihak.
Ayah, Bunda, sahabat, dan para dermawan dapat ikut mengambil bagian dalam mendukung pendidikan santriwati, program tahfidz Al-Qur’an, kebutuhan pembinaan, serta berbagai aktivitas dakwah dan pendidikan di lingkungan pondok.
Mari bersama-sama menjadi bagian dari perjuangan mencetak generasi muslimah yang dekat dengan Al-Qur’an, berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat.
🤲 Salurkan sedekah dan donasi terbaik Anda untuk mendukung pendidikan dan pembinaan santriwati Pondok Putri Hidayatullah Badung Bali.
Setiap dukungan yang diberikan, insyaAllah menjadi amal jariyah dan bagian dari investasi akhirat.
Mari bantu, doakan, dan sebarkan informasi ini kepada keluarga serta sahabat yang ingin ikut berkontribusi dalam perjuangan pendidikan Al-Qur’an.
